Peran Penerjemahan di Era Global
23/11/2015
Sertifikat TOEFL, Penting Banget?
25/01/2016

Standardisasi dengan TOEIC di Perusahaan

Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris saat ini mempunyai peranan penting dalam dunia kerja. Akan dimulainya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) di penghujung 2015 ini semakin memperjelas kebutuhan para pelaku ekonomi di Indonesia untuk bisa berkomunikasi dan melakukan berbagai aktivitas bisnis dengan orang-orang yang datang dari negara-negara tetangga yang sudah mahir berbahasa Inggris. Oleh karena itu, mayoritas perusahaan dan instansi pemerintahan sudah marak mengadakan berbagai usaha untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris semua SDM pada berbagai level. Namun, usaha-usaha yang dilakukan oleh perusahaan tidak akan berhasil tanpa adanya standardisasi untuk kemampuan Bahasa Inggris di dunia kerja.

TOEIC merupakan alat pengukur level kemampuan Bahasa Inggris seseorang yang difokuskan kepada kemampuan berkomunikasi baik secara lisan maupun tertulis. Skor TOEIC saat ini sudah banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan sebagai tolak ukur untuk perekrutan SDM. Soal-soal pada tes TOEIC berhubungan dengan situasi dan aktivitas nyata dalam dunia kerja. Skor TOEIC minimal yang menunjukkan seseorang dianggap telah memiliki kompetensi yang cukup untuk berkomunikasi dalam Bahasa Inggris adalah 605 poin.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa standardisasi dengan TOEIC inilah yang dibutuhkan para pelaku bisnis untuk meningkatkan kualitas SDM di berbagai bidang. Dengan adanya standarisasi TOEIC, motivasi untuk terus meingkatkan kemampuan berbahasa Inggris akan terus tumbuh. Hasrat untuk mau dan mampu bersaing dengan negara-negara lain akan terus meningkat sehingga pada saat MEA benar-benar di depan mata kita tidak akan hanya menjadi playground tetapi kita juga menjadi player. Ketakutan yang dimiliki SDM kita karena ketidakmampuan berkomunikasi secara global pun akan hilang dengan sendirinya; mereka akan semakin leluasa melakukan ekspansi dalam berbagai bidang.(ef)

Comments are closed.